Alis Shinchan

Liat kelangit, half moon. So beautiful..
Ga terasa, banyak malam yang terlewati. Ga terasa juga banyak waktu yang terlewati dengan percuma.
Sekarang ini lagi ngetrend alis shinchan. Alis tebal dengan ujung lancip, katanya sih supaya tambah cantik. Tapi menurutku malah tambah sangar dan garang. Kalo aku ga perlu ditebalin dan di modif seperti itu, karena wajahku sudah judes wkwkwk.. Ga perlu juga kali ya ku tampilin gimana modelnya alis shinchan. Cukuplah kita melihat alis ala syahrini dan aurel sebagai contoh trendcentre alis saat ini.
Whatever lah dengan trend alis saat ini, karena yang terpenting alisku jangan sampai di cabut atau di “kerik”. Bisa batal masuk surga kalo sampe dicabut atau di”kerik” huaaaaa… Betewe sekarang ini aku lagi nonton acaranya syahrini di SCTV, itu juga terpaksa karena ga ada siaran bagus selain acara ini. Terpaksa juga karena cuma ada 5 siaran TV dirumah ini. Itulah kenapa aku ngerasa berada di negeri antah berantah, saking terisolasinya dari dunia sehari-hari. Ga ada lagi akses internet 24 jam, susah sinyal hp sampai si adi partner di SK ngomel-ngomel, dinar dan kartu 3 ku yang hilang tanpa jejak, kalau mau ke kota jarak yang ditempuh tambah jauh (sedikit). Huffhhttt.. Butuh pembiasaan yang sangat ekstra. Okeh skip.
Kalau di perhatikan syahrini ini ternyata centil ya hehe.. Tapi yang aku salut dari dia..waktu itu (entah kapan) lagi nonton siaran info selebriti yang lagi siarin syahrini (sebelum terkenal duet dengan anang), dia pergi ke toko elektronik dan membelikan hp baru untuk semua pembantunya. Waaww, kayaknya ga ada majikan sedermawan dia ya hehe. Dulu aku ngefans sama dia pas dia nyanyikan lagu yang liriknya begini ” keindahan turun ke bumi, disaat kumenatap wajahmu..cinta mengapa kau siksa aku,saat itu kubaik-baik saja..”. Setelah dia duet sama anang, aku jadi ga ngefans lagi sama dia. Ga tau kenapa hehe..
Ooohh iyaa sampai lupa ya. Cuma mau ngasih tau kalau akun instagram, path, bbm sudah kuhapus. Akun line, wechat, whatsapp sudah ga di pake lagi. Dan gak punya fb serta twitter. Jadi cuma ada wordpress dan no.hp, so ga usah repot-repot stalking ya..karena itu mengganggu. Makasiiihh

stalker

Oh iya lupa, untuk para fans atau mantan fansnya zargawa muqsithurofi. Cukup ya jangan ganggu hidup aku, selama berbulan-bulan ini aku cukup terganggu dengan adanya kalian. Seakan-akan aku ga punya privacy lagi, dan itu sangat mengganggu.
Oh iya lupa, hal apa sih yang ga kalian tau tentang aku. Kayaknya semua sudah tau. Jadi tolong aja jauh-jauh dari hidup aku kalo niatan kalian cuma stalker bukan silaturahmi.
Tks

night

Night guys..
Sejak kepindahan kerumah baru (nanti ya penampakkannya) seakan-akan pindah ke negeri antah berantah, koneksi sinyal 3 susah banget. Alhasil berpindah ke Simpati yang mahal bingit. Rumah ini panaaass banget,entah kenapaaaa.. Padahal sering ngaji dan shalat tetap aja panas hehe..ga nyambung yaaa. Mungkin karena jarang ada pohon di perumahan ini makanya panas banget. Tempat teradem di rumah ini adalah DAPUR. Gimana ga? Dapurnya itu outdoor hehe.. Kalo malam paling enak ngadem didapur. Okedah skip.
Aku bersyukur dengan hari-hari yang diberikan Allah SWT. Semakin bersyukur, semakin bertambah pula nikmat yang diberikan. Hari ini ada moment paling nge-waw menurutku. Aku mengisi pengajian ibu-ibu yang sudah pada punya cucu. Deg-degannya minta ampuuunnn. Takut salah-salah ngomong. Sebelumnya sudah diwanti-wanti sama si wawan (owner blog rzkykurkur) “mba,jangan ada mengisi tentang pernikahan ya. Orang-orangnya disana pada sensitif masalah itu”. Yaelah, mau ngisi itu juga ga.. Aku aja belum nikah, ilmunya belum dapet cuy. Kecuali psikologi pernikahan baru dah aku ngerti-ngerti dikit hehe..
Alhamdulillaah ngisinya berjalan lancar, meskipun susah mau ngomong apa. Takuuutttt, deg-degan, but Allah is always beside.
Yap, banyak metamorfosa kehidupan yang terjadi. Semakin lama semakin banyak panggilan mengisi ta’lim atau tabligh. Daaaannn semakin keteteran mengurusi STUDIA. Syukurnya sebentar lagi demisioner. Sampai-sampai zargawa bilang “kamu mau aku berhentikan di studia, kamu fokus ngisi ta’lim aja”. Huaaaaa sedihnyaa..aku belum siap dengan itu semua, masih banyak yang harus kukerjakan di STUDIA. Sebagai pengemban dakwah, memang harus siap sedia hp yang selalu on, pulsa selalu ada, dan motor yang terisi bensin. Ga lupa kesehatan yang perlu dijaga. Dan senjata paling utama yang harus dibawa ialah Al-Qur’an daaaan SPIDOL hihi..
Paling enak itu kondisi setelah mengisi, rasanya itu plong, damai, dan tenang. Tapi siap-siap di uji sama Allah ucapan-ucapan yang dikeluarkan saat mengisi pengajian tadi. Wuuuiiihhhhh…. Banyak banget pengalaman menyenangkan maupun menyedihkan menjadi pendakwah. But, dakwah is my pleasure.
Oh iya, pesan ya buat orang-orang yang suka stalkerin aku. Tolong aja, aku ngerasa terganggu di invite ataupun di add di medsos manapun. Terutama bbm. Kalo mau stalker wordpress is oke, tapi kalo bbm jangan harap kuterima. Karena apa? Bbm is my privacy.

I dunno 2

i don’t know what i feel. Tapi yang kurasain malam ini adalah kelegaan. Lega karena ga harus nangis-nangis lagi tiap malam, toh yang dinangisin juga ga peduli. Aku alay banget yah? Terus mau gimana lagi donk? Yang bisa kulakukan setelah sabar dan shalat adalah nangis. Mungkin di satu sisi ada yang senang sama semua kejadian ini. Wah selamat ya, anda memang luar biasa. Selamat ya, bakat seorang pembohong anda memang luar biasa. Alhamdulillaah antara aku dan kamu sudah berakhir hari ini. πŸ™‚

ujian

Ini lah ujian. Ujian atas apa yang di sampaikan.
Rasa pedih dan sakit. Tergores dalam tanpa ada seseorangpun yang bisa mengobati, kecuali bersabar dan shalat.
Rasa perih selama berbulan-bulan dibohongi.
Waktu memang ga bisa kembali berputar, rasa penyesalan karena tlah menerima perjodohan dengannya itu ada. Selama berbulan-bulan itu pula menghabiskan waktu dengan kesia-siaan.
Ya Allah..
Entah apa yang ada didalam pikirannya sampai tega melakukan semua itu padaku.
Tak pernah terlihat pada dirinya rasa bersalah atau penyesalan karena melakukan itu padaku.
Berkali-kali diperlakukan seperti ini, aku nangis pun dia tak peduli.
Betapa bodohnya aku.
Kamu yang meminta, namun aku yang disalahkan. Tak tahu kah dirimu bahwa itu menyiksaku?. Tak tahu kah dirimu selama kamu mempertahankan proses kita, selama itu pula kamu menyiksaku?. Tak pernah kah kamu berfikir akan kah aku bahagia bersamamu?. Yang aku rasakan saat ini adalah penyesalan dan kekecewaan.

ukhuwwah islamiyah ?

Uniknya yang katanya orang “mukmin” berukhuwwah islamiyah, namun menusuk sendiri saudaranya dari belakang tanpa tabayun. Ada ya yang seperti itu? QS. Al Hujurat. Ya ada,dan memang benar-benar ada.
Dunia dakwah dan ukhuwwah islamiyah yang sering diceritakan orang-orang, yang sering ditulis di medsos dan lainnya ternyata pada kenyataannya terkadang ga seindah itu.
Apalagi ketika didalam hatinya menjadi sarang setan. Ga heran jika dia jadi pendengki, iri terhadap saudaranya, suka menggosipkan saudaranya, menyebarkan berita-berita buruk, serta berprasangka buruk.
Siapa bilang orang-orang yang bergelar “ikhwan” atau “akhwat” semuanya orang-orang yang suci? Siapa bilang?. Justru sering kali hati nya lah yang lebih hina daripada yang lainnya.
Kalau dipikir-pikir untuk apa setan menggoda orang-orang yang berprofesi didunia malam, toh mereka sudah jelas mengikuti jalan yang buruk. Justru di majelis, di masjid, di pengajian, dirumah lah yang paling banyak godaannya. Paling intens si setan menggoda manusia untuk masuk ke jalan yang buruk QS. An-Naas. Banyak ikhwan akhwat yang mengakui dirinya orang mukmin atau yang mengaku dirinya orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) dijalan Allah tapi untuk MELAKSANAKAN atau DIMINTA BANTUAN susahnya minta ampun, banyak alasannya, giliran ada kesalahan sedikit dari ikhwah yang membantu jalan dakwah komentarnya luaaarrr biaasaaaaaa tajam terpercaya setajam silet. Hebat ya ikhwah kaya gitu? Seorang komentator T.O.P B.G.T katanya.
Ada kah mba yang seperti diatas? Ada, siapa bilang ga ada. Mereka sering ga sadar betapa menyedihkannya hidup mereka. Susah diminta bantuan tapi kalo soal kritik mengkritik jadi nomor 1. Ada juga yang ga sadar-sadar sudah ditegur jangan jadi mulut ember (tidak bisa jaga rahasia dan aib saudara), tapi tetap aja begitu…bahkan pasangan hidupnya kerjaannya cuma membela si dia, ga sadar-sadar juga bahwa yang dilakukan pasangannya salah. Memang bener ya kalo sudah cinta apapun jadi buta. Ha ha ha ha
Ooohh heelloooooo… Yang katanya ikhwan akhwat, ga malu kah sama hewan ternak?..
Ooohh heelloooo.. Yang katanya ikhwan akhwat, diminta bantuan tapi susah? Katanya mau negakkin Islam? Membantu harta dan jiwa aja susah, ha ha ha.
Ooohhhh heelllooooo.. Yang katanya ikhwan akhwat, tapi namanya cuma numpang nama aja di ke anggotaan organisasi supaya dapat gelar ” anggota ini, anggota itu”, “saya akhwat, saya ikhwan”, “akhi, ukhti”. Ke laut aja deh sana, instropeksi diri.
Sering kali sebuah tamparan, tendangan, pukulan lebih baik daripada teguran. Atau mau ditegur Allah langsung?. Ga usah ditegur Allah langsung didunia deh ya, lebih baik di akhirat aja. Kan lebih asik
#instropeksi.diri

i dunno

Sebenarnya udah ngantuuukkk bangeeettt… Tapi rasa dihati ini ngeganjal mata. Aku bingung, sesosok wanita yang kukenal melalui dunia blog. Yang awalnya ga sengaja nemu blognya, akhirnya jadi teman. Banyak kata yang kulukiskan untuknya.. Aku mengaguminya, aku mengagumi setiap tulisan yang dia buat. Menurutku tulisannya menginspirasi, dan metamorfosis dirinya dari wanita pada umumnya menjadi seorang wanita sholehah yang membuatku terkagum sampai saat ini.
Tapiii.. Aku ngerasa lost contact dengan dia.. Entah lah, aku bukan tipe orang yang bisa dengan mudahnya tak peduli atau melupakan teman yang pernah ada dibagian hidupku. Ketika sms ga dibalas, hanya bisa berhusnudzhon mungkin ga ada pulsa atau smsnya ga masuk. Ketika berkali-kali tweet ga dibalas, sediiihhh. Ketika semua akun sosmed di unfol, tambah seediiihhh. Sampai kepikiran, apa ya salahku?.. Memang sih aku jarang aktiv di sosmed kecuali bbm dan wp, tapi sesekali aku juga ngecek semua sosmed. Hiks.. Ini yang ngebuat aku ngerasa kehilangan.
Mungkin memang pertemananku dengan dia tak se-intens dengan teman-teman yang lain. Tapi rasanya ya tetap sedih lah. Atau mungkin selama ini aku terlalu su’udzhon.. Maafin yaaa.. Semoga kita dijodohkan dalam barisan yang Haq. πŸ˜€