Hijaab : Atas Arab, Bawah Amerika ?

You are Stronger than You Think ♥

hijab-tutorial-copy (1)

Bismillaah, nasehat lembut yang disampaikan ustadz Muhammad Abduh Tuasikal -dengan tambahan kalimat- :

Kita sering melihat wanita muslimah saat ini berpenampilan, atas Arab, bawah Amerika. Apa maksudnya? Yaitu berpakaian jilbaab dengan kerudung, namun di bawahnya memakai baju dan celana yang ketat. Sungguh musibah … Karena maksud menutup aurat adalah agar tidak menampakkan aurat. Namun kok ini masih memamerkan bentuk tubuhnya yang seksi ?

Dari Usamah bin Zaid di mana ia pernah berkata, “Rasulullaah shallallaahu ’alaihi wa sallam pernah memakaikanku baju Quthbiyyah yang tebal. Baju tersebut dulu dihadiahkan oleh Dihyah Al Kalbi kepada beliau. Lalu aku memakaikan baju itu kepada istriku. Suatu kala Rasulullaah shallallaahu ’alaihi wa sallam menanyakanku : ‘Kenapa baju Quthbiyyah-nya tidak engkau pakai ?’. Kujawab, ‘Baju tersebut kupakaikan pada istriku wahai Rasulullaah’. Beliau berkata, ‘Suruh ia memakai baju rangkap di dalamnya karena aku khawatir Quthbiyyah itu menggambarkan bentuk tulangnya’” (HR. Ahmad dengan sanad layyin, namun punya penguat dalam riwayat…

View original post 123 more words

Seminar GKN 2014

GambarGambarGambarGambarGambar

yap, aku pemenang Gerakan Kewirausahaan Nasional 2013 dengan jumlah dana yang kuterima sebesar Rp. 25.000.000, alhamdulillaahh rejeki dari Allah. Acara ini dibuat khusus untuk para pengusaha-pengusaha di Kalimantan Timur. Semoga sukses calon pengusaha baru GKN 2014 🙂

muara badak

selasa 5 februari 2014. Yap hari itu aku, sa’diyah, dan ka diana jalan-jalan ke muara badak. Akhirnya setelah sekian lama ga liburan, hari itu aku liburan juga. Liburan kali ini beda dengan yang biasanya. Kalau biasanya ke luar kota naik motor atau mobil avanza, kali ini kami naik pick up hahaha. Kami naik pick up karena mau sekalian ambil barang-barang di rumahnya sa’diyah yang di Muara Badak. Pertama kalinya aku duduk dibelakang pick up, maaluuuuu banget sepanjang perjalanan tapi seru. Syukurnya topi dan slayer ga lupa ku bawa, jadi bisa ku tutup deh wajahku hehe..

GambarGambarGambar

GambarGambar

GambarGambar

alhamdulillaah kami sampai dengan selamat diperjalanan, sampai muara badak kami pergi  kerumah kakaknya sa’diyah. Sampai sana kami diajak mancing ikan dibelakang rumahnya, ternyata dibelakang rumahnya terhampar sungai yang indaaahh banget subhanallah.. Enaknya jadi warga disini ga perlu pusing-pusing mikirin lauk pauk, mau makan ikan tinggal mancing disamping rumah, mau makan sayur tinggal petik. Hmmmm makmur banget hidup mereka, ga kekurangan dah pokoknya. Baru sebentar mancing, kailku sudah disambar ikan ote-ote. Bentuk ikannya seperti ikan patin, ka diana dan sa’diyah hanya dapat ikan sebesar setengah telapak tangan wkwkwkwk.

P04-02-14_13-31[2] P04-02-14_10-53 P04-02-14_10-53[2] P04-02-14_10-53[3] P04-02-14_12-28 P04-02-14_12-28[1] P04-02-14_13-30 P04-02-14_13-31

subhanallah keren dah pokoknya. Setelah puas memancing kami dihidangkan banyak sekali menu seafood hmmm nyummi… ada udang, sop, ikan mujair, ikan kiper, ikan ote-ote, sambal asa, sambal tomat. Mantap dah, rencananya itu udang yang tersedia 2 piring mau kuhabiskan, menjelang sisa 3 ekor udang ka diana bilang “de, udah makannya” hiks..yaudah deh, berhenti makannya. Selesai makan kami diajak sama si empunya rumah ke kebun kelapa sawit dan pisang, lagi-lagi keren banget dah lokasinya adeemm euuuyyy.

P04-02-14_16-14 P04-02-14_15-21 P04-02-14_15-21[1] P04-02-14_15-22 P04-02-14_15-32 P04-02-14_15-41[1] P04-02-14_15-49

setelah puas main-main dikebun kami diberi oleh-oleh sekitar 15 tundun pisang, waaaaww.. semoga dilancarkan ya rezeki bapak dan ibu. Gak lupa sebelum pulang ke samarinda aku borong kepiting dan udang untuk orang tuaku dan juga keluarganya opeh :).

P04-02-14_17-30 P04-02-14_16-25 P04-02-14_16-26 P04-02-14_17-28

banyak ya oleh-olehnya.. ini aja bingung gimana mau duduknya, ditambah dengan barang-barangnya sa’diyah. Mau ga mau ya dempet-dempetan, ga bisa gerak duduknya sueeempiiiitttt T_T. alhamdulillaahh setelah 2 jam perjalanan nyampe samarinda juga.

Malamnya dapat undangan dari Gubernur Kaltim untuk datang seminar esoknya. Hari yang indah bersama teman-teman *singsong

bandara temindung samarinda

Gambar

GambarGambarGambarGambarGambarGambarGambar

senin jam setengah 5 sore waktu rutinku pergi tahsin. Sebelum pergi tahsin, aku mampir kerumah sa’diyah untuk menjemputnya. Tidak lama kami jalan ditelpon sama ka asmi bahwa tahsin dibatalkan hari ini. Akhirnya kami balik kerumah sa’diyah, aku males untuk pulang karena perjalanan yang jauh dan belum lagi macet di sungai dama. Akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan ke bandara temindung yang letaknya gak jauh dari rumah sa’diyah. Berjalan kaki sampai akhirnya kami masuk ke bandara lewat jalan tikus hehe. Pertama kalinya aku main-main di landasan pacu bandara temindung, biasanya cuma sampai pesawat aja karena perjalanan bolak-balik berau.

Udaranya sejuk, keren jika dipakai tempat jogging. tapi ya namanya landasan pacu ya ga bisa 24 jam kesini. Sampai di bandara ternyata rame banget warga sekitar bermain bola, main sepeda, jalan-jalan, berfoto, dan lain-lain. Semoga pembangunan bandara sungai siring cepat kelar :). jadi ga harus bolak-balik balikpapan untuk pergi keluar pulau 🙂

Malamnya makan bareng suci, nung, eka, opeh, eko. Malam ini kami ditraktir makan mie ramen, soalnya suci lagi milad heuheuheu.. Untuk suci semoga kuliahnya cepat kelar, dilancarkan rezekinya, dimudahkan segala urusannya, dan dilakaskan merit ama si om wkwkwkwkwkwk

P25-11-13_20-54