tegar

Bahagia itu ketika menunggu rindu komunikasi bersama seorang mujahid yang lebih mementingkan dakwah.

Menunggu kan romantis ketika orang yang di tunggu itu sedang mengemban tugas dakwah.

Bangga ketika seorang mujahid yang di cintai lebih mementingkan misi dakwah ketimbang istrinya.

harus tegar bagai karang di laut lepas karena dijadikan istri kedua oleh seorang mujahid yang memiliki istri pertama berupa misi dakwah :’)

still waiting until next year. bismillaah

Advertisements

D’Puncak

samarinda, 27 September 2013

Aku dan diana hang out sore-sore.. karena bambung, dan gak ada kerjaan. Bingung mau kemana, akhirnya kami memutuskan untuk ke Cafe D’Puncak di jalan MT. Haryono. Selama perjalanan, kami asik ngobrol di mobil..sampe lupa buat mampir ke ATM untuk ngambil duit, maklum anak kuliahan, dompet tipis. Akhirnya diana traktir aku ahahahaha… Entah ini yang ke 3 atau ke 4 kalinya aku ke Cafe D’Puncak.

Suasananya keren banget, diatas puncak dengan suasana sepi romantis. Dari cafe ini, kami bisa ngeliat pemandangan hiruk pikuk kota Samarinda menjelang senja. Melihat aliran sungai mahakam yang di hiasi lampu kerlap kerlip dari kapal-kapal pengangkut batu bara. Saat maghrib tiba, mata kami tertuju pada langit-langit. Seperti awan yang turun ke bumi, langit menjadi berkabut disinari cahaya kemerahan dari matahari. Lalu di gantikan oleh malam yang cerah di hiasi kerlap-kerlip lampu-lampu penghuni kota samarinda. Bukit-bukit, sungai mahakam, semua terlihat dari tempat ini. Hhhmmmm bagus banget dah pokoknya. Penataan ruangannya juga bagus banget, keren.

Gambar

bersama bintang

GambarSenja kini berganti malam
Menutup hari yg lelah
Dimanakah engkau berada
Aku tak tahu dimana

Pernah kita lalui semua
Jerit, tangis, canda, tawa
Kini hanya untaian kata
Hanya itulah yg aku punya

Tidurlah selamat malam
Lupakan sajalah aku
Mimpilah dalam tidurmu
Bersama bintang

Sesungguhnya aku tak bisa
Jalani waktu tanpamu
Perpisahan bukanlah duka
Meski harus menyisakan luka